Kamis, 22 Oktober 2009

**Pemulihan**

Di depan layar terang menyilaukan kini,

Ada banyak benda asing yang muncul dan menari-nari di pikiran seorang pencari identitas hidup.

Menggelitik dan inilah yang ingin ia sampaikan...

Saat ini,…

kepakan energi rasa didalam bergerak maju mendekati dinding hati,

ia seolah ingin mengintip untuk tahu sudah sejauh mana sang Pemilik menyadari.

Sedikit demi sedikit rasa itu mendekat, mencoba membereskan hal-hal kusut, celah kekuatan yang berantakan dan kesedihan yang berkepanjangan.

Sang pemilik, diam kaku pada penopang berat pilunya.

Menyangka dengan jeli bias-bias cahaya yang siapa tahu bisa menyembuhkan ketidakberdayaan ini secepatnya.

Lagi-lagi ia hanya diam mematung.

Merenungi kesalahan jalan pikiran dan mental patah arang yang tetap menantang.

Satu sisi jiwanya berontak dan menyadari,

ada harapan, kekuatan, penerimaan. Yang walaupun sekilas, namun maknanya sangat dalam dan menyembuhkan.


Sabtu, 17 Oktober 2009

No c.i.n.e.m.a???Aaaahhh,,,,Nooo!!!


Pikir-pikir udh lamaaa bgt ga pergi ke bioskop. Padahal niat bt nyimpen tuh tiket-tiket lama, baru aja dimulai. Setelah 'pabalatak' ga karuan di laci imut meja rias, finally I decided to collect it orderly in my cute 'victoria secret' box.
Lucu jg,,mengisi waktu dengan melihat-lihat nama judul film yg udah ditonton, posisi kursi yg ternyata hampir semua baris mulai dari row A-H udh dicobain, mulai dari studio "1" yg THX sampe "9", wisata a.k.a kunjungan bioskop" di Bdg, partner setia yg selalu mendampingi sensasi smua genre films, and all about great memories that happened during 'nongton' process, dari nonton film yg berkesan hingga detik ini sampe ilang dompet yg didalemnya ada ticket 'transformer'. Really have fun with those things''''yummiie,,ternyata kangen berat zaman-zaman pergi 'nongton' almost everyday with 10rb rupiah,,ho nomat,nomat.
It's time to go to cinemas...

Rabu, 14 Oktober 2009

Mendung Itu Tak Selalu Benar-benar Hujan

""Meyakini satu hal, di balik kesedihan, selalu ada celah-sekecil apapun-agar ada saja kebahagiaan yang dapat diciptakan."

Ketika seseorang tersadar dari kegiatan bersedih dan meratapi nasib, keyakinan akan adanya jalan keluar, memungkinkan manusia untuk tetap punya harapan. Tuhan menganugerahi banyak kelemahan, tentu diiringi setidaknya setitik kekuatan.

Orang seperti aku sedang belajar, terus mencari letak keajaiban. Menerima kelemahan dan melejitkan kelebihan yang lagi-lagi ku percaya telah diberikan Tuhan. Orang seperti yang menulis ini pun percaya, airmata, kepedihan secepatnya akan ditukar dengan senyuman. Sampai datang saatnya ku malah mensyukuri semua penderitaan yang diberikan. Menjadi lebih bijak dalam berpandangan dan bertahan, karena mendung tak selalu hujan. Seringkali ku nikmati suasana mendung, yang gelap dan teduh itu. Mendung tak selalu benar-benar hujan.